Official Website al-Ustadz Yahya Firmansyah, M.Pd.
Breaking News

Kata 4 Khalifah Tentang Dunia

قال أبو بكر الصديق – رضي الله عنه -: إن الله تبارك وتعالى فاتح عليكم، فلا تأخذُن منها إلا بلاغًا.

Abu Bakar As-Siddiq – radhiyallahu ‘anhu – berkata :

“Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala akan membukakan (kemenangan – dunia) bagi kalian, maka janganlah kalian mengambil darinya kecuali sekadar kebutuhan yang mencukupi.”

وقال عمر بن الخطاب – رضي الله عنه -: وإذا عرض لك أمران: أحدهما لله والآخر للدنيا، فآثر نصيبك من الآخرة على نصيبك من الدنيا، فأن الدنيا تنفد والآخرة تبقى.

Umar bin Al-Khattab – radhiyallahu ‘anhu – berkata :

“Jika dua perkara menghadangmu, salah satunya untuk Allah dan yang lainnya untuk dunia, maka dahulukanlah bagianmu dari akhirat atas bagianmu dari dunia, karena dunia akan sirna sedangkan akhirat kekal.”

وقال عثمان بن عفَّان – رضي الله عنه -: الدنيا خضرة، قد شُهِّيَتْ إلى الناس، ومال إليها كثيرٌ منهم، فلا تركنوا إلى الدنيا، ولا تثقوا بها، فإنها ليست بثقة، واعلموا أنها غير تاركة إلَّا من تركها.

Utsman bin Affan – radhiyallahu ‘anhu – berkata :

“Dunia ini hijau dan menggoda, ia telah dijadikan menarik bagi manusia, dan banyak dari mereka yang condong kepadanya. Maka janganlah kalian bersandar pada dunia dan janganlah kalian percaya padanya, karena ia bukan tempat yang dapat dipercaya. Ketahuilah bahwa dunia tidak akan meninggalkan kecuali orang yang meninggalkannya.”

وقال علي بن أبي طالب – رضي الله عنه -: (ارتحلت الدنيا مدبرة، وارتحلت الآخرة مقبلة، ولكل منهما بنون، فكونوا من أبناء الآخرة، ولا تكونوا من أبناء الدنيا. فإن اليوم عمل ولا حساب، وغدًا حساب ولا عمل)؛ أخرجه البخاري.

Ali bin Abi Thalib – radhiyallahu ‘anhu – berkata :

“Dunia telah beranjak pergi membelakangi, sedangkan akhirat telah datang mendekat. Masing-masing memiliki anak-anaknya, maka jadilah kalian anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-anak dunia. Karena hari ini adalah waktu untuk beramal tanpa hisab, sedangkan esok adalah waktu hisab tanpa amal.” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari).

*) Dikutip dari Makalah Syaikh Abdul Hadi bin Sholih Muhsin ar-Robi’i

Lihat Juga

3 Dampak Buruk Kesedihan

بسم الله الرحمن الرحيم Hakikat Kesedihan (Al-Huzn) dalam Pandangan Syariat Ayat dan penjelasan berikut berkaitan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *