Doa yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadr adalah:
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memaafkan, maka maafkanlah aku.”
Hal ini sebagaimana tersebutkan dalam sebuah riayat :
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” (HR. Tirmidzi)
Doa ini mengandung banyak pelajaran, di antaranya:
- Pengakuan akan kelemahan dan dosa manusia.
- Adab dalam berdoa dengan memuji Allah terlebih dahulu.
- Menumbuhkan harapan kepada rahmat Allah.
- Menunjukkan kebutuhan manusia kepada ampunan Allah.
- Menunjukkan kemudahan ajaran Islam dalam doa.
Dr. Muhammad ash-Shallabi
MDQ (MAKTABAH DAAR AL-QOLAM) Markaz Kajian Quran dan Hadits