Official Website al-Ustadz Yahya Firmansyah, M.Pd.
Breaking News

2 Makna Salam

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Islam adalah agama yang mengajarkan adab dan akhlak yang mulia dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan dalam perkara yang terlihat sederhana seperti masuk ke dalam rumah, Islam memberikan tuntunan yang penuh hikmah dan keberkahan. Hal ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak hanya mengatur ibadah yang besar, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang dilakukan oleh seorang muslim.

Salah satu adab yang diajarkan dalam Islam adalah mengucapkan salam ketika masuk ke rumah. Salam bukan sekadar ucapan biasa, melainkan doa yang mengandung permohonan keselamatan, rahmat, dan keberkahan dari Allah. Dengan mengucapkan salam, seorang muslim menanamkan nilai kedamaian dan keberkahan dalam lingkungan keluarganya.

Para ulama juga menjelaskan bahwa makna “masuk ke rumah dengan salam” tidak hanya terbatas pada ucapan salam semata, tetapi memiliki makna yang lebih luas. Di dalamnya terdapat hikmah untuk menjaga keselamatan diri, keluarga, serta menjauhkan diri dari berbagai fitnah yang dapat merusak agama dan kehidupan seseorang.

قال صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ» وذكر منهم: «وَرَجُلٌ دَخَلَ بَيْتَهُ بِسَلَامٍ، فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ».

Rasulullah ﷺ bersabda: “Tiga golongan yang semuanya dijamin oleh Allah ‘Azza wa Jalla.” Lalu beliau menyebutkan di antaranya: “Seorang lelaki yang masuk ke rumahnya dengan membawa salam, maka ia berada dalam jaminan Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Abu Daud dari Abu Umamah ra)

Ada dua makna dari salam ketika seseorang masuk ke rumahnya:

1. Mengucapkan salam ketika masuk ke rumahnya, sebagaimana firman Allah:

﴿فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً﴾

(Apabila kalian memasuki rumah-rumah, maka ucapkanlah salam kepada diri kalian sendiri sebagai salam yang berasal dari Allah, yang penuh berkah dan baik). (Q.S An-Nur ayat 61).

2. Maksudnya adalah seseorang yang masuk dan menetap di rumahnya untuk menjaga keselamatan dari berbagai fitnah, yaitu ia memilih tinggal di rumah agar selamat dari keburukan dan fitnah yang terjadi di luar.*

Maka salam memiliki makna yang sangat dalam dalam kehidupan seorang muslim. Ia bukan hanya sekadar ucapan yang diucapkan ketika bertemu atau masuk rumah, tetapi juga merupakan doa yang membawa keberkahan dan keselamatan bagi pengucapnya serta orang-orang yang mendengarnya.

Selain itu, makna kedua dari salam mengajarkan kepada kita pentingnya menjaga diri dari berbagai fitnah. Dalam keadaan tertentu, menjaga diri dengan menetap di rumah dan menjauhi kerusakan yang ada di luar merupakan bentuk keselamatan bagi agama dan kehidupan seseorang.

Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya membiasakan diri menghidupkan sunnah mengucapkan salam ketika masuk ke rumah serta menjaga dirinya dari berbagai fitnah yang dapat merusak iman. Dengan demikian, rumah akan menjadi tempat yang penuh ketenangan, keberkahan, dan keselamatan bagi seluruh penghuninya.

وصلى الله على نبينا محمد والحمد لله رب العالمين

  • Ditulis oleh : Yahya Firmansyah, M.Pd. (Pengasuh MDQ)
  • *) Rangkuman Syaikh Sholih al-Ushoimi dari Kitab Ma’alimussunan 2/238

Lihat Juga

Nabi Musa dan Malaikat

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: أرسل ملك الموت إلى موسى …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *