Official Website al-Ustadz Yahya Firmansyah, M.Pd.
Breaking News

Orang Berakal Vs Orang Bodoh

قال معاذ بن جبل لو أن العاقل أمسى وأصبح وله ذنوب بعدد الرمل كان وشيكا بالنجاة والسلامة والتخلص منها ولو أن الجاهل أمسى وأصبح وله من الحسنات وأعمال البر عدد الرمل لكان وشيكا ألا يسلم له منها مثقال ذرة قيل وكيف ذلك قال لأن العاقل إذا زل تدارك ذلك بالتوبة والعقل الذي قسم له والجاهل إنما هو بمنزله الذي يبني ويهدم فيأتيه من جهله ما يفسد صالح عمله

(فوائد من ذم الهوى)

Perkataan Muadh ibn Jabal رضي الله عنه:

“Seandainya seorang yang berakal pada sore dan paginya memiliki dosa sebanyak pasir, niscaya ia hampir pasti mendapatkan keselamatan dan terbebas darinya. Dan seandainya seorang yang bodoh pada sore dan paginya memiliki kebaikan dan amal kebajikan sebanyak pasir, niscaya hampir saja tidak tersisa baginya darinya walaupun seberat zarrah.”

Ditanyakan, “Bagaimana bisa demikian?”

Beliau menjawab, “Karena orang yang berakal apabila tergelincir, ia segera menyusulinya dengan tobat dan dengan akal yang telah dibagikan kepadanya. Sedangkan orang yang bodoh itu keadaannya seperti orang yang membangun lalu merobohkan; datang kepadanya kebodohannya sehingga merusak amal saleh yang telah ia kerjakan.”

(Faedah dari kitab “Dzammul Hawā” – Celaan terhadap Hawa Nafsu).

Lihat Juga

2 Ma’rifat dan Pintunya

بسم الله الرحمن الرحيم Ma‘rifat (mengenal) Allah Subhanahu wa Ta‘ala ada dua jenis: Pertama: ma‘rifat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *