بسم الله الرّحمن الرّحيم
Allah yang telah mengajarkan kepada manusia berbagai jalan kebaikan. Di antara amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam adalah infak, yaitu mengeluarkan sebagian harta di jalan Allah. Infak bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga menjadi sarana membersihkan hati dari sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Dalam ajaran Islam, harta bukan sekadar milik pribadi, tetapi juga amanah dari Allah yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Oleh karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk menyalurkan sebagian hartanya kepada yang membutuhkan.
Ada 3 catatan penting yang harus diperhatikan oleh setiap orang yang berinfaq, hal ini sebagaimana terisyarat dari firman Allah Subhaanahu wa Ta’ala dalam Q.S al-Baqoroh ayat 272 :
وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْ وَمَا تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
Dan apa saja yang kalian infakkan dari kebaikan, maka itu adalah untuk diri kalian sendiri. Dan kalian tidaklah menginfakkan sesuatu kecuali untuk mencari wajah Allah. Dan apa saja yang kalian infakkan dari kebaikan, akan disempurnakan (pahalanya) kepada kalian, dan kalian tidak akan dizalimi. (QS. al-Baqarah : 272)
1. Manfaat Infak Kembali kepada Pelakunya
Infak yang dilakukan oleh seseorang, meskipun diberikan kepada orang lain, manfaatnya sebenarnya kembali kepada dirinya dalam bentuk pahala dan balasan dari Allah.
2. Infak Dilakukan dengan Niat Mencari Wajah Allah
Infak yang bermanfaat adalah infak yang dilakukan dengan niat mencari wajah Allah. Jika seseorang berinfak untuk tujuan duniawi atau selain Allah, maka infaknya tidak membawa manfaat akhirat, bahkan menjadi kerugian baginya.
3. Balasan Infak Dijamin Sempurna
Allah menjanjikan balasan penuh atas setiap infak yang dilakukan dengan ikhlas, tanpa ada pengurangan sedikit pun, karena Allah Maha Adil.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang ringan tangan dalam berinfak, tulus dalam niat, dan memperoleh balasan yang berlipat ganda di dunia maupun di akhirat
وصلى الله على نبينا محمد والحمد لله رب العالمين
- Ditulis oleh : Yahya Firmansyah, M.Pd. (Pengasuh MDQ)
- Rujukan : Tafsir Ibn Utsaimin
MDQ (MAKTABAH DAAR AL-QOLAM) Markaz Kajian Quran dan Hadits