لَمّا كانَ صَلاحُ القَلْبِ واسْتِقامَتُهُ عَلى طَرِيقِ سَيْرِهِ إلى اللَّهِ تَعالى مُتَوَقِّفًا عَلى جَمْعِيِّتِهِ عَلى اللَّهِ، ولَمِّ شَعَثِهِ بِإقْبالِهِ بِالكُلِّيَّةِ عَلى اللَّهِ تَعالى، فَإنَّ شَعَثَ القَلْبِ لا يَلُمُّهُ إلّا الإقْبالُ عَلى اللَّهِ تَعالى.
وكانَ فُضُولُ الطَّعامِ والشَّرابِ، وفُضُولُ مُخالَطَةِ الأنامِ، وفُضُولُ الكَلامِ، وفُضُولُ المَنامِ، مِمّا يَزِيدُهُ شَعَثًا، ويُشَتِّتُهُ فِي كُلِّ وادٍ ويَقْطَعُهُ عَنْ سَيْرِهِ إلى اللَّهِ تَعالى، أوْ يُضْعِفُهُ أوْ يَعُوقُهُ ويُوقِفُهُ.
اقْتَضَتْ رَحْمَةُ العَزِيزِ الرَّحِيمِ بِعِبادِهِ أنْ شَرَعَ لَهُمْ مِنَ الصَّوْمِ ما يُذْهِبُ فُضُولَ الطَّعامِ والشَّرابِ، ويَسْتَفْرِغُ مِنَ القَلْبِ أخْلاطَ الشَّهَواتِ المُعَوِّقَةِ لَهُ عَنْ سَيْرِهِ إلى اللَّهِ تَعالى وشَرْعِهِ بِقَدْرِ المَصْلَحَةِ، بِحَيْثُ يَنْتَفِعُ بَهِ العَبْدُ فِي دُنْياهُ وأُخْراهُ، ولا يَضُرُّهُ ولا يَقْطَعُهُ عَنْ مَصالِحِهِ العاجِلَةِ والآجِلَةِ.
زاد المعاد
Ketika kebaikan hati dan kelurusannya dalam menempuh jalan menuju Allah sangat bergantung pada kemampuan hati untuk fokus kepada Allah dan mengumpulkan seluruh perhatiannya kepada-Nya, maka hati yang tercerai-berai itu tidak bisa dipersatukan kecuali dengan kembali menghadap kepada Allah Ta‘ala.
Sementara itu, berlebihan dalam makan dan minum, terlalu banyak bergaul dengan manusia, terlalu banyak berbicara, dan terlalu banyak tidur termasuk hal-hal yang membuat hati semakin tercerai-berai. Hal-hal itu menyibukkan hati ke berbagai arah, sehingga dapat memutus atau melemahkan perjalanan seorang hamba menuju Allah, bahkan kadang menghalanginya sama sekali.
Karena rahmat Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya, Dia mensyariatkan puasa. Puasa dapat mengurangi kebiasaan berlebih dalam makan dan minum serta membersihkan hati dari berbagai keinginan yang menghalangi seseorang dari mendekat kepada Allah. Puasa disyariatkan dengan cara yang membawa manfaat bagi hamba di dunia dan di akhirat, tanpa membahayakannya dan tanpa menghalanginya dari berbagai kemaslahatan hidupnya.
— dari kitab Zād al-Ma‘ād karya Ibn Qayyim al-Jawziyyah.
MDQ (MAKTABAH DAAR AL-QOLAM) Markaz Kajian Quran dan Hadits