Official Website al-Ustadz Yahya Firmansyah, M.Pd.
Breaking News

QS. al-Hajj ayat 14-17

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :

﴿إِنَّ ٱللَّهَ یُدۡخِلُ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ جَنَّـٰتࣲ تَجۡرِی مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُۚ إِنَّ ٱللَّهَ یَفۡعَلُ مَا یُرِیدُ ۝١٤ مَن كَانَ یَظُنُّ أَن لَّن یَنصُرَهُ ٱللَّهُ فِی ٱلدُّنۡیَا وَٱلۡـَٔاخِرَةِ فَلۡیَمۡدُدۡ بِسَبَبٍ إِلَى ٱلسَّمَاۤءِ ثُمَّ لۡیَقۡطَعۡ فَلۡیَنظُرۡ هَلۡ یُذۡهِبَنَّ كَیۡدُهُۥ مَا یَغِیظُ ۝١٥ وَكَذَ ٰ⁠لِكَ أَنزَلۡنَـٰهُ ءَایَـٰتِۭ بَیِّنَـٰتࣲ وَأَنَّ ٱللَّهَ یَهۡدِی مَن یُرِیدُ ۝١٦ إِنَّ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَٱلَّذِینَ هَادُوا۟ وَٱلصَّـٰبِـِٔینَ وَٱلنَّصَـٰرَىٰ وَٱلۡمَجُوسَ وَٱلَّذِینَ أَشۡرَكُوۤا۟ إِنَّ ٱللَّهَ یَفۡصِلُ بَیۡنَهُمۡ یَوۡمَ ٱلۡقِیَـٰمَةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَیۡءࣲ شَهِیدٌ ۝١٧﴾ [الحج ١٤-١٧]

 

Terjemahan Ayat (QS. al-Hajja ayat 14-17) :

“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

Barang siapa menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya (Muhammad ﷺ) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian memutuskan (napasnya), lalu hendaklah ia melihat apakah tipu dayanya itu dapat menghilangkan apa yang menyakitkan hatinya.

Dan demikianlah Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) sebagai ayat-ayat yang jelas, dan sesungguhnya Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shabi’in, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi, dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.”

Penjelasan Kosakata

  • Beramal saleh (وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ): melakukan kewajiban, sunnah, dan berbagai kebaikan.
  • Allah berbuat apa yang Dia kehendaki (يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ): memuliakan yang taat dan menghinakan yang durhaka.
  • Tidak akan menolongnya (أَن لَّن يَنصُرَهُ اللَّهُ): tidak menolong Nabi Muhammad ﷺ.
  • Merentangkan dengan sebab (tali) (فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ): dengan tali.
  • Ke langit (إِلَى السَّمَاءِ): ke atap rumahnya lalu menggantung diri.
  • Memutuskan (ثُمَّ لْيَقْطَعْ): memutus napasnya (bunuh diri).
  • Apakah tipu dayanya menghilangkan (هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُ): apakah usahanya dapat menghilangkan kemarahannya.
  • Demikianlah Kami menurunkannya (وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَاهُ): seperti itu Kami menurunkan Al-Qur’an.
  • Ayat-ayat yang jelas (آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ): ayat-ayat yang terang dan menjelaskan kebenaran.
  • Allah memberi petunjuk (يَهْدِي مَن يُرِيدُ): memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.
  • Orang-orang Yahudi (الَّذِينَ هَادُوا): kaum Yahudi.
  • Shabi’in (الصَّابِئِينَ): kelompok yang menyimpang (sebagian mengatakan dari Nasrani).
  • Majusi (الْمَجُوسَ): penyembah api dan bintang.
  • Allah memberi keputusan (يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ): memutuskan perkara di antara mereka.
  • Maha Menyaksikan (عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ): mengetahui dan mengawasi segala sesuatu.

Makna Ayat

Setelah Allah menjelaskan keadaan orang-orang kafir dan yang ragu, Allah menjelaskan balasan bagi orang beriman, yaitu dimasukkan ke dalam surga sebagai balasan iman dan amal saleh mereka. Ini menunjukkan keadilan dan rahmat Allah.

Kemudian Allah menantang orang yang ragu terhadap pertolongan Allah kepada Nabi ﷺ dan agama-Nya. Jika mereka marah dengan kemenangan Islam, maka silakan melakukan apa saja bahkan sampai bunuh diri, namun itu tidak akan mengubah ketetapan Allah sedikit pun.

Selanjutnya Allah menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai ayat-ayat yang jelas, yang menunjukkan kebenaran bagi siapa yang mau berpikir dan menerima hidayah.

Kemudian disebutkan berbagai kelompok manusia: muslim, Yahudi, Nasrani, Shabi’in, Majusi, dan musyrik. Semua akan diadili oleh Allah pada hari Kiamat dengan keputusan yang adil: orang beriman masuk surga, dan yang kafir mendapat balasan sesuai kekafirannya.

Pelajaran dari Ayat

  1. Keutamaan iman dan amal saleh sebagai sebab masuk surga.
  2. Allah pasti menolong agama-Nya dan Rasul-Nya.
  3. Orang yang membenci kemenangan Islam tidak akan mampu menghalanginya.
  4. Al-Qur’an adalah petunjuk yang jelas bagi manusia.
  5. Penegasan adanya hari kiamat dan pengadilan yang adil.
  6. Semua manusia akan dihisab sesuai amalnya, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Sumber : Tafsir Aisaruttafasir Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi

Lihat Juga

QS. al-Hajj ayat 1-4

Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman : ﴿یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمۡۚ إِنَّ زَلۡزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَیۡءٌ عَظِیمࣱ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *