من أظرف الأشياء إفاقة المحتضر عند موته، فإنه ينتبه انتباهًا لا يوصف، ويقلق قلقًا لا يحد، ويتلهف على زمانه الماضي. ويود لو ترك كي يتدارك ما فاته ويصدق في توبته على مقدار يقينه بالموت، ويكاد يقتل نفسه قبل موتها بالأسف. ولو وجدت ذرة من تلك الأحوال في أوان العافية حصل كل مقصود من العمل بالتقوى. فالعاقل من مثل تلك الساعة وعمل بمقتضى ذلك. (فوائد من صيد الخاطر ١)
“Di antara perkara yang paling mengherankan adalah kesadaran orang yang sedang sakaratul maut ketika ajalnya tiba. Ia tersadar dengan kesadaran yang tak dapat digambarkan, gelisah dengan kegelisahan yang tak berbatas, dan sangat menyesali waktu yang telah berlalu. Ia berharap seandainya diberi kesempatan kembali agar dapat menyusul apa yang telah terlewat dan bersungguh-sungguh dalam taubatnya, sesuai dengan kadar keyakinannya akan kematian. Bahkan hampir saja ia membinasakan dirinya sebelum kematiannya karena penyesalan yang mendalam.
Seandainya terdapat seberat zarrah saja dari keadaan itu pada masa sehat, niscaya akan tercapai seluruh tujuan berupa amal ketakwaan. Maka orang yang berakal adalah orang yang membayangkan saat itu dan beramal sesuai dengan tuntutannya.”
(Faedah dari Shaidul Khatir)
MDQ (MAKTABAH DAAR AL-QOLAM) Markaz Kajian Quran dan Hadits