الدعاء من أقوى الأسباب في دفع المكروه، وحصول المطلوب، ولكن قد يتخلف عنه أثره، إما لضعفه في نفسه؛ بأن يكون دعاء لا يحبه الله لما فيه من العدوان، وإما لضعف القلب وعدم إقباله على الله وجمعيته عليه وقت الدعاء فيكون بمنزلة القوس الرخو جدًا، وإما لحصول المانع من الإجابة من أكل الحرام ورين الذنوب
(فوائد من الجواب الكافى)
“Doa termasuk sebab yang paling kuat dalam menolak hal yang tidak disukai dan dalam meraih apa yang diinginkan. Akan tetapi, terkadang pengaruhnya tidak tampak karena beberapa hal:
- Bisa jadi karena kelemahan doa itu sendiri, yaitu doa yang tidak dicintai oleh Allah, karena di dalamnya terdapat sikap melampaui batas (permintaan yang zalim atau tidak pantas).
- Atau karena lemahnya hati dan tidak hadirnya hati kepada Allah serta tidak terkumpulnya konsentrasi ketika berdoa, sehingga ia seperti busur yang sangat kendur (tidak memiliki daya).
- Atau karena adanya penghalang terkabulnya doa, seperti memakan yang haram dan tertutupnya hati oleh noda dosa.”
(Faedah dari الجواب الكافي)
MDQ (MAKTABAH DAAR AL-QOLAM) Markaz Kajian Quran dan Hadits