Keberkahan sahur terdapat dari beberapa sisi:
- Mengikuti sunnah Nabi.
- Menyelisihi Ahli Kitab.
- Memberi kekuatan untuk beribadah.
- Menambah semangat dan aktivitas.
- Menolak akhlak buruk yang biasanya muncul karena rasa lapar.
- Menjadi sebab untuk berdzikir dan berdoa pada waktu yang mustajab, yaitu waktu sahur.
Sahur dapat tercapai walaupun dengan sesuatu yang sangat sedikit yang dimakan atau diminum seseorang. Dalam riwayat Imam Ahmad dari Abu Sa‘id, disebutkan:
السُّحُورُ بَرَكَةٌ، وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةَ مَاءٍ، فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ.
“Sahur itu penuh berkah, walaupun salah seorang di antara kalian hanya meneguk seteguk air. Sesungguhnya para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang bersahur.”
(Fath al-Bari 4/166)
MDQ (MAKTABAH DAAR AL-QOLAM) Markaz Kajian Quran dan Hadits